Rehabilitasi Hutan dan Lahan di Sukabumi, DPR RI Gandeng Kementerian Kehutanan

Nasional573 Dilihat

Kab.Sukabumi, Nusaflow – BPDAS-HL Citarum Ciliwung memfasilitasi kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) yang dilaksanakan bersama Anggota DPR RI drh. H. Slamet sebagai bentuk kemitraan antara Kementerian Kehutanan dengan lembaga legislatif dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan dan rehabilitasi kawasan hutan.

Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 14 hingga 16 Mei 2026, di tiga kecamatan di Kabupaten Sukabumi, yakni Kecamatan Cicurug, Kecamatan Cisaat, dan Kecamatan Surade. Selain dihadiri Anggota DPR RI drh. H. Slamet, kegiatan ini juga dihadiri Kepala BPDAS Citarum Ciliwung Heru Permana serta Tenaga Ahli DPR RI M. Solihin.

Sosialisasi dan bimbingan teknis tersebut diikuti oleh kelompok tani, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang selama ini terlibat dalam kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan di wilayah Sukabumi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan melalui penghijauan dan rehabilitasi lahan kritis.

Anggota DPR RI drh. H. Slamet mengatakan bahwa rehabilitasi hutan dan lahan merupakan langkah penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus mencegah berbagai bencana lingkungan seperti banjir, longsor, dan kekeringan.

“Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada kelompok tani dan masyarakat tentang pentingnya pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan serta penghijauan lingkungan. Kami berharap masyarakat semakin sadar bahwa menjaga hutan dan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam setiap program pelestarian lingkungan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan, baik dari sisi ekologis maupun ekonomi masyarakat sekitar kawasan hutan.

Sementara itu, Kepala BPDAS-HL Citarum Ciliwung Heru Permana menambahkan bahwa kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, legislatif, dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan program rehabilitasi hutan dan lahan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun pemahaman bersama bahwa rehabilitasi hutan dan lahan bukan hanya program pemerintah, tetapi gerakan bersama untuk menjaga kelestarian sumber daya alam dan keberlanjutan lingkungan hidup,” kata Heru.

Menurutnya, Kabupaten Sukabumi memiliki potensi sumber daya alam yang besar sehingga perlu dijaga melalui berbagai langkah konservasi dan penghijauan yang melibatkan masyarakat secara aktif.

Tenaga Ahli DPR RI M. Solihin juga menambahkan bahwa keberhasilan program rehabilitasi lingkungan sangat dipengaruhi oleh kesadaran dan partisipasi masyarakat di tingkat bawah.

“Edukasi kepada masyarakat menjadi hal yang sangat penting. Ketika masyarakat memahami manfaat penghijauan dan rehabilitasi lahan, maka program-program pemerintah akan lebih mudah berjalan dan hasilnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) BPDAS-HL Citarum Ciliwung Bagus Prakoso menyampaikan bahwa kegiatan bimbingan teknis juga memberikan pemahaman praktis terkait tata cara penanaman, pemeliharaan tanaman, hingga teknik konservasi lahan yang baik dan benar.

“Kami berharap para peserta tidak hanya memahami secara teori, tetapi juga mampu menerapkan teknik rehabilitasi dan penghijauan di wilayah masing-masing sehingga upaya pemulihan lahan kritis dapat berjalan lebih efektif,” ujar Bagus.

Selama kegiatan berlangsung, peserta tampak antusias mengikuti sesi sosialisasi dan diskusi interaktif yang membahas berbagai persoalan lingkungan serta langkah-langkah konkret dalam menjaga kelestarian hutan dan lahan di Kabupaten Sukatbuami.

Komentar