Jakarta, Nusaflow – Perjalanan menuju Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) dari kawasan Jakarta Selatan, khususnya Blok M, kerap menjadi ujian kesabaran. Kemacetan di tol dalam kota yang nyaris tak mengenal waktu, ditambah biaya taksi atau travel yang tidak murah, membuat akses ke bandara terasa melelahkan dan mahal.
Namun, kabar baik datang bagi para pelaju dan calon penumpang pesawat. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mempercepat realisasi perluasan layanan Transjabodetabek dengan membuka rute Blok M–Bandara Soetta. Rute ini ditargetkan mulai beroperasi sebelum musim mudik Lebaran tahun ini.
Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Pantas Nainggolan, menyatakan dukungannya terhadap inisiatif tersebut. Menurutnya, kehadiran rute baru ini bukan sekadar mempermudah mobilitas warga menuju bandara, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk mengurai kepadatan lalu lintas di sejumlah jalur arteri ibu kota.
Ia menilai, integrasi transportasi publik hingga ke bandara merupakan kebutuhan mendesak bagi Jakarta sebagai kota metropolitan. Selain memberikan alternatif yang lebih terjangkau, kebijakan ini juga diharapkan dapat menekan penggunaan kendaraan pribadi, terutama pada periode puncak seperti mudik Lebaran.
Jika terealisasi sesuai target, rute Blok M–Soetta berpotensi menjadi solusi praktis bagi warga Jakarta Selatan dan sekitarnya yang selama ini bergantung pada tol atau layanan transportasi berbiaya tinggi untuk mencapai bandara.







Komentar