Budi Arie Beberkan Makna Asli Kata “Projo” dan Umumkan Transformasi Besar

Peristiwa694 Dilihat

Jakarta, Nusaflow  – Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, mengungkapkan makna asli dari kata Projo dalam Kongres III Projo yang digelar di Jakarta, Sabtu (1/11/2025). Menurutnya, istilah Projo memiliki akar historis dari bahasa Sansekerta dan Jawa Kawi, yang secara filosofis berarti “rakyat” atau “negara”.

“Projo berasal dari kata Praja dalam bahasa Sansekerta dan Paraja dalam Jawa Kawi, yang berarti rakyat, bangsa, atau negara. Jadi, makna sejatinya bukan soal individu, melainkan tentang pengabdian kepada rakyat dan negara,” jelas Budi Arie di hadapan ribuan peserta kongres.

Dalam kesempatan yang sama, Budi Arie juga mengumumkan langkah transformasi besar-besaran organisasi Projo, termasuk perubahan logo. Logo baru tersebut akan menggantikan simbol lama yang menampilkan siluet wajah mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Logo Projo akan kita ubah supaya tidak terkesan kultus individu,” tegasnya.

Budi menegaskan bahwa transformasi ini merupakan bagian dari upaya memperkuat posisi organisasi untuk mendukung agenda politik pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, sekaligus memperluas jangkauan gerakan Projo agar lebih terbuka dan berorientasi pada kepentingan rakyat.

“Projo harus menjadi gerakan rakyat yang independen, konstruktif, dan siap bekerja untuk kepentingan bangsa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo,” ujarnya menutup pidato

Komentar