Prabowo Subianto Tuai Pujian Dunia Usai Pidato di Sidang PBB

Internasional130 Dilihat

New York, Nusaflow – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mendapat sorotan positif dalam forum internasional setelah menyampaikan pidato di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB di New York, Selasa (23/9) waktu setempat.

Pidato tersebut menuai pujian dari sejumlah pemimpin dunia, termasuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Presiden Peru Dina Ercilia Boluarte Zegarra, hingga Raja Yordania Abdullah II bin Al Hussein.

Pujian dari Donald Trump

Dalam pertemuan multilateral terkait Timur Tengah yang digelar di Ruang Konsultasi Dewan Keamanan PBB, Trump secara langsung menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo.

“Anda juga, sahabatku. Pidato yang hebat. Anda melakukan pekerjaan yang luar biasa dengan mengetukkan tangan di meja itu. Anda melakukan pekerjaan yang luar biasa. Terima kasih banyak,” ungkap Trump.

Trump menilai gaya komunikasi Presiden Prabowo penuh ketegasan dan energi, bahkan menyebut aksinya mengetukkan tangan di meja menjadi simbol keberanian dalam menyuarakan keadilan di forum internasional.

Pesan Perdamaian Dunia

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan komitmen Indonesia dalam:

  • Mewujudkan swasembada pangan, dengan mencontohkan keberhasilan Indonesia di sektor beras.

  • Mendukung Solusi Dua Negara, agar Palestina dapat hidup dalam kedamaian, keamanan, dan kemerdekaan sejati.

  • Mendorong multilateralisme yang inklusif dan berkelanjutan, demi menciptakan tatanan global yang lebih adil.

Presiden juga menegaskan kesiapan Indonesia dalam berkontribusi terhadap perdamaian dunia melalui pengerahan lebih dari 20.000 pasukan penjaga perdamaian ke Gaza maupun wilayah konflik lain.

Kehadiran Terbatas

Pertemuan multilateral ini digelar secara terbatas, hanya dihadiri negara-negara yang dinilai memiliki peran penting dalam mewujudkan perdamaian di Timur Tengah. Kehadiran Presiden Prabowo dan pesan yang dibawanya disebut memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang berkomitmen aktif pada diplomasi global.

Komentar