Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Resmi Tetapkan Jam Sekolah Mulai Pukul 06.30, PR Dihapus

Pendidikan, Peristiwa12939 Dilihat

Bandung, Nusaflow – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, secara resmi mengumumkan kebijakan baru terkait waktu belajar di sekolah dan sistem tugas bagi siswa. Mulai tahun ajaran 2025/2026, seluruh sekolah di Jawa Barat akan memulai kegiatan belajar pada pukul 06.30 WIB. Selain itu, pekerjaan rumah (PR) bagi siswa dihapuskan.

Tujuan Kebijakan Baru

Kebijakan ini bertujuan untuk membentuk kedisiplinan sejak dini, meningkatkan efisiensi belajar, serta mendorong siswa untuk memiliki waktu istirahat dan pengembangan diri yang lebih seimbang di luar sekolah.

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa dengan dimulainya sekolah lebih pagi, siswa diharapkan bisa lebih fokus dan memiliki pola hidup yang lebih sehat, seperti tidur lebih awal dan mengurangi aktivitas malam yang tidak produktif.

Jadwal Sekolah dan Jam Malam Siswa

Kebijakan ini tertuang dalam dua surat edaran. Pertama, Surat Edaran Nomor 58/PL.03/Disdik yang menetapkan jam masuk sekolah pukul 06.30 WIB dan menerapkan lima hari sekolah dalam sepekan.

Kedua, Surat Edaran Nomor 51/PA.03/DISDIK yang mengatur jam malam bagi peserta didik. Dalam aturan ini, siswa tidak diperbolehkan beraktivitas di luar rumah pada pukul 21.00 hingga 04.00 WIB, kecuali untuk kegiatan tertentu yang telah mendapatkan izin.

Tanggapan Pakar dan Masyarakat

Kebijakan ini mendapat tanggapan beragam dari masyarakat. Sebagian besar mendukung langkah tersebut karena dinilai bisa membentuk karakter disiplin siswa. Namun, ada pula yang menyampaikan kekhawatiran tentang kesiapan fisik dan psikologis siswa untuk bangun lebih pagi.

Sejumlah pakar pendidikan menyarankan agar kebijakan ini diiringi dengan sistem pembelajaran tuntas di kelas, sehingga siswa tidak terbebani dengan tugas tambahan di rumah. Mereka menilai bahwa proses belajar yang efektif harus mengutamakan pemahaman, bukan sekadar pemberian tugas.

Bukan Sekadar Jam Masuk Lebih Pagi

Para pendidik juga menyoroti bahwa efektivitas kebijakan ini akan sangat bergantung pada dukungan lingkungan sekolah dan rumah. Memajukan jam masuk sekolah harus diimbangi dengan perubahan gaya hidup siswa dan dukungan dari orang tua, guru, serta kebijakan sekolah yang adaptif.

Selain itu, mereka menekankan pentingnya evaluasi berkala untuk melihat dampak nyata dari kebijakan ini terhadap perkembangan akademik dan karakter siswa.

Komentar