Jakarta, Nusaflow — PT Pertamina (Persero) kembali menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai hari ini, Minggu (1/6). Penyesuaian ini dilakukan menyusul tren harga minyak dunia yang menunjukkan penurunan dalam beberapa pekan terakhir.
Berdasarkan pengumuman resmi yang dirilis di situs Pertamina, harga Pertamax (RON 92) untuk wilayah DKI Jakarta kini menjadi Rp12.100 per liter, turun dari sebelumnya Rp12.400 per liter. Sementara itu, Pertamax Turbo (RON 98) mengalami penurunan menjadi Rp13.600 per liter dari Rp13.900.
“Penyesuaian harga ini dilakukan mengikuti formula harga berdasarkan regulasi Kementerian ESDM, mempertimbangkan harga minyak mentah global dan nilai tukar rupiah,” ujar Fadjar Djoko Santoso, Vice President Corporate Communication Pertamina.
Tak hanya Pertamax, produk BBM lain seperti Dexlite dan Pertamina Dex juga mengalami penurunan harga masing-masing sebesar Rp300 per liter.
Harga baru ini berlaku serentak di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina di Indonesia dan dapat berbeda antar wilayah, tergantung komponen Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang ditetapkan oleh masing-masing pemerintah daerah.
Masyarakat Sambut Positif
Penurunan harga ini disambut baik oleh masyarakat, terutama para pengguna kendaraan roda dua dan empat yang menggunakan BBM nonsubsidi.
“Lumayan terasa, apalagi buat kami yang pakai Pertamax tiap hari. Kalau turun terus, pasti membantu pengeluaran,” ujar Wahyu, seorang pengemudi ojek online di Jakarta.
Dengan tren penurunan harga ini, pemerintah berharap konsumsi BBM nonsubsidi dapat meningkat, sekaligus mendorong masyarakat untuk menggunakan bahan bakar berkualitas tinggi yang lebih ramah lingkungan.







Komentar