Prabowo Targetkan Internet Aceh Pulih Sebelum 2026, Pemulihan BTS Capai 95 Persen

Nasional1133 Dilihat

Jakarta, Nusaflow – Presiden RI Prabowo Subianto menugaskan jajaran kabinet yang menangani kebencanaan untuk mempercepat pemulihan layanan internet di Provinsi Aceh pasca banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah. Pemerintah menargetkan konektivitas digital di Aceh dapat kembali normal sebelum pergantian tahun 2025 menuju 2026.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Viada Hafid menyampaikan bahwa pihaknya telah turun langsung ke lapangan bersama para operator seluler untuk memastikan percepatan pemulihan jaringan. Langkah ini merupakan tindak lanjut langsung atas arahan Presiden Prabowo agar layanan publik strategis, termasuk internet, segera pulih demi mendukung aktivitas masyarakat dan penanganan bencana.

“Targetnya sebelum tahun berganti, konektivitas internet di Aceh sudah kembali normal. Hari ini kami hadir bersama mitra operator seluler untuk memastikan hal itu,” ujar Meutya.

Ia menjelaskan, sebagian besar infrastruktur telekomunikasi saat ini masih beroperasi dengan dukungan genset dan baterai cadangan. Hal ini disebabkan pasokan listrik dari PLN yang belum sepenuhnya pulih di beberapa wilayah terdampak banjir bandang.

Meski demikian, progres pemulihan jaringan dinilai signifikan. Berdasarkan hasil peninjauan langsung ke sejumlah Base Transceiver Station (BTS), tingkat pemulihan jaringan telekomunikasi di Aceh telah melampaui 90 persen.

“Recovery BTS sudah di atas 90 persen, bahkan di beberapa titik sudah mencapai 95 persen,” kata Meutya.

Pemerintah bersama operator seluler terus mengupayakan percepatan perbaikan infrastruktur yang tersisa, termasuk memastikan kestabilan daya listrik agar layanan telekomunikasi dapat beroperasi normal tanpa ketergantungan pada sumber energi sementara.

Pemulihan internet dinilai krusial untuk mendukung distribusi bantuan, komunikasi darurat, aktivitas ekonomi, pendidikan, serta pemulihan sosial masyarakat Aceh pascabencana. Pemerintah memastikan koordinasi lintas kementerian dan lembaga akan terus diperkuat hingga seluruh layanan publik kembali berjalan optimal.

Komentar