USB SMK Negeri 1 Darangdan Alami Kerusakan Akibat Longsor

Politik286 Dilihat

Bandung, Nusaflow – Komisi V DPRD Jawa Barat, mendapat laporan dari masyarakat  bahwa unit sekolah baru (USB) SMK Negeri 1 Darangdan di Kabupaten Purwakarta sudah mengalami kerusakan akibat terjadi longsoran tanah.

Anggota Komisi V DPRD Jabar  H. Eryani Sulam membenarkan bahwa telah terjadi kerusakan terhadap Unit Sekolah Baru SMKN 1 Darangdan yang baru diresmikan pada Desember 2023.

SMKN 1 Darangdan  dibangun dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2023  berada di lokasi tanah yang tidak rata, atau miring, sehingga saat hujan terjadi longsoran.  Untuk itu, agar tidak terjadi longoran lagi maka perlu segera dibangun Tembok Penatahn Tanah (TPT).

Saat ini memang, belum dibangun TPT,  padahal pembangunan TPT sangat penting untuk menahan tanah  agar tidak longsor yang akan berdampak pada kerusakan fisik sekolah. 

Untuk  membangun TPT dan berapa besar dana yang dibutuhkan, maka Pemprov Jabar bersama DPRD Jabar akan menganggarkan  dana ujar Eryani Sulam dari  Fraksi Nasdem ini. .

Lebih lanjut Politisi Nasdem Jabar ini mengatakan, jika tidak segera ditangani dengan cepat, dikhawatirkan longsor pada bangunan baru tersebut semakin meluas, terlebih di musim penghujan.

Untuk mengetahui  bagaimana kondisi dilapangan, Komisi V akan melakukan peinjauan lapangan, termasuk memperkirakan barapa besaran dana yag harus dianggarkan, untuk membangun TPT agar tidak terjadi longsor.

“Saya memang belum melihat langsung kelapangan, tetapi berdasarkan gambar  yang disampaikan ke Komisi V memang tidak  tidak begitu besar.  Namun sangat mengkhawatirkan kalau tidak segera ditangani dan harus segera diperbaiki. Apalagi tanah tanpa ada TPT, jika diguyur hujan deras sudah pasti semakin melebar longsornya.” Ujarnya.

Lebih lanjut Kang TPS menjelaskan pembangunan SMKN 1 Darangdan saat ini memang masih ada kekurangan-kekurangan yang belum dianggarkan. Diantaranya pagar lingkungan, kemudian ruang guru dan ruang kepala sekolah dan lain-lain juga belum teranggarkan.

“Masih banyak sarana dan prasarana yang belum dibangun tetapi yang lebih penting lagi adalah tembok penahan tanah (TPT) yang harus disegerakan karena ini sudah memasuki musim hujan ini sangat urgent harus segera di tangani.” Tandasnya. (adip)

Komentar