Washington DC, Nusaflow –Penembakan yang terjadi tak jauh dari Gedung Putih membuat publik Amerika Serikat terkejut dan memicu kepanikan di jantung ibu kota negara tersebut. Dua prajurit National Guard dilaporkan tertembak dalam insiden yang terjadi di kawasan sibuk dekat pusat pemerintahan Amerika Serikat itu.
Peristiwa ini terjadi pada sekitar pukul 14.15 waktu setempat di Farragut Square, sebuah area yang setiap harinya dipadati oleh para pekerja kantor federal, wisatawan, dan pengguna transportasi publik. Lokasinya hanya beberapa menit dari Gedung Putih, sehingga suara dua kali letusan senjata api langsung menciptakan gelombang kepanikan di jalan-jalan sekitar.
Saksi mata melaporkan melihat kerumunan orang langsung berhamburan mencari perlindungan setelah suara tembakan terdengar. Para petugas keamanan yang kebetulan berada tidak jauh dari lokasi dengan cepat merespons situasi. Dalam hitungan detik, mereka melakukan tindakan balasan terhadap tersangka pelaku.
Pelaku penembakan berhasil dilumpuhkan setelah sempat terlibat kontak tembak singkat dengan aparat. Ia kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan akibat luka tembak yang dialaminya.
Sementara itu, dua prajurit National Guard yang menjadi korban langsung dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis. Hingga kini, pihak berwenang belum merilis identitas pelaku maupun motif di balik aksi brutal tersebut.
Insiden ini membuat pengamanan di sekitar Gedung Putih dan kawasan pemerintahan lain diperketat. Polisi Metropolitan Washington DC, Secret Service, serta aparat federal lainnya tampak melakukan penyisiran di area sekitar untuk memastikan tidak ada ancaman lanjutan.
Pemerintah AS mengimbau masyarakat untuk menghindari area sekitar Farragut Square hingga situasi dinyatakan sepenuhnya aman. Investigasi mendalam sedang dilakukan untuk mengungkap motif penembakan, termasuk kemungkinan kaitan pelaku dengan kelompok tertentu.
Peristiwa ini kembali menyoroti isu keamanan publik di Washington DC sekaligus kerentanan area-area penting yang menjadi pusat pemerintahan Amerika Serikat.













Komentar