Polda Metro Jaya Gerebek Pabrik Uang Palsu di Tangsel, Sita Rp36 Miliar

Nasional885 Dilihat

Tangerang Selatan, Nusaflow – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus produksi uang palsu di sebuah ruko kawasan Taman Tekno, Setu, Tangerang Selatan (Tangsel). Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan tiga orang pelaku yang diduga terlibat dalam aktivitas pembuatan dan peredaran uang palsu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pengungkapan kasus ini dilakukan oleh Subdit Ekonomi dan Perbankan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya setelah menerima informasi terkait aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut.

“Subdit Ekonomi dan Perbankan melakukan pengungkapan terkait penemuan lembaran menyerupai uang kertas pecahan Rp100 ribu sebanyak 360.000 lembar,” kata Budi Hermanto kepada wartawan, Sabtu (22/8/2026).

Penggerebekan dilakukan pada Jumat malam sekitar pukul 22.00 WIB. Saat memasuki lokasi, petugas menemukan sejumlah alat produksi serta tumpukan lembaran uang palsu yang diduga siap diedarkan ke masyarakat.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol Victor Dean Mackbon menjelaskan, dari lokasi kejadian polisi menyita uang palsu dalam jumlah sangat besar. Sebagian sudah dalam bentuk potongan menyerupai uang asli dan siap diedarkan, sementara sebagian lainnya masih berupa lembaran hasil cetakan.

“Dari TKP tersebut juga kami bisa mengamankan sejumlah uang palsu senilai Rp36 miliar, baik dalam bentuk yang sudah terpotong yang siap diedarkan maupun yang masih dalam bentuk lembaran. Jadi totalnya ada 360.000 lembar,” ujar Victor.

Selain menyita barang bukti berupa uang palsu, polisi juga mengamankan sejumlah peralatan yang digunakan untuk memproduksi uang palsu. Seluruh barang bukti kini telah diamankan guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Polda Metro Jaya masih mendalami jaringan pelaku, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam produksi maupun distribusi uang palsu tersebut. Penyidik juga menelusuri apakah uang palsu yang diproduksi di lokasi itu telah beredar di masyarakat.

Kasus ini menjadi salah satu pengungkapan terbesar terkait peredaran uang palsu dalam beberapa tahun terakhir. Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih teliti saat melakukan transaksi tunai dan segera melapor apabila menemukan uang yang diduga palsu.

Komentar